Rangkaian hidup membentang seperti permadani
bercorak, dan bergemericik kisahnya
semua dibaca, semua dilihat, dan semua didengar
cerah, indah, merekah,
namun semuanya melamun
terpasung dalam kesenyapan angka
ada malam yang terkadang hilang
sembari bertaubat, retakan itu menggerombol
malam yang lain gelap tak berupa
segaris doa menyesakan dada
menghantarkan satu senyum tak resmi
dan sekuncup air mata abadi
aku bertolak menuju depan pintu hati
melempar setali kata janji
mahkota usangpun akan kucari
ayat-ayat sunyi dimana kau berteduh
ajari aku merogoh jejak suci itu
tampaknya indah, indah sekali
dan kita menapaki dengan seenak hati
Friday, 7 May 2010
Subscribe to:
Comments (Atom)