Monday, 20 October 2014
Kasian bangsa manusia itu,
Mereka lahir dan berkembang kemudian masing2 tumbuh dalam keyakinan yang beragam, sebagian besar dipengaruhi orangtua/nenek moyangnya. Beragam keyakinan itu disebut agama, denganya manusia bersaudara tapi banyak juga yang bermusuhan (atas nama perintah kitab suci---polos sekali). Modal keyakinan ada yang pas-pasan tapi banyak juga yang asal-asalan. Semua mengklaim menyembah TuhanNya meski dalam wujud yang sangat rumit (ada yang simbol batu, gambar, patung, benda alam, lukisan, dll) semua menurut 'keyakinan' nya masing2 tanpa enggan di nasehati. Yuk merenung sejenak.....Bagaimana kita memperoleh keyakinan itu? dogmatiskah? pragmatiskah? kritiskah? atheiskah? psikiskah?/ bukan semuanyakah?.....kasian bangsa manusia yang bingung mempertanyakan 'keyakinan', lebih kasian lagi yang tak berani mempertanyakan 'keyakinan' dan yang paling kasihan adalah yang pura-pura mempunyai 'keyakinan'. Yang tak punya "keyakinan'? tidak mungkin sebab ketidakyakinan terhadap sesuatu adalah "keyakinan" itu sendiri.
Subscribe to:
Comments (Atom)