Saturday, 4 September 2010

Menata Anugerah

Setiap hari kita menata.Entah berapa lama lagi kita akan menata.Jendela yang mulai kusam,pintu dan langit-langit rumah malah hitam legam.lumrah saja,sehari ini aku tersibukan oleh pagi,siang,dan sore yg datang.aku basahi detik detiku dengan air sungai.cermin menjadi mangkok hidupku,padanya ada gelap gulita yg terus menata anugerah.