Wednesday, 28 January 2009
agama , ajari aku
sudah berjarak aku berjalan, melangkah ditepi waktu. Tak kurang kurang kutemui alamat agama ini. Indah dan sempurna, kuakui penataan etika hidupnya bagus meskipun aku harus puas menatap pencurian, kriminalitas, korupsi,suap, dan lain lagi banyaknya yang dilakukan oleh penganutnya. Aku bangga dengan konsep perekonomiannya yang mengedepankan sedekah dan zakat, meskipun sedang terjadi nyata dihadapanku ada carut marut kemisiinan, kelaparan, penimbunan harta, dan penindasan oleh penganutnya. Ketika mengutip ayat-ayatnya keyakinanku kian mengkristal, tak ada miras, tak ada zina luar biasa.Meski kenyataan hari bertolak belakang, seolah tak miras,tak judi, dan tak pacaran itu tabu.apa aku yang terlalu lugu menafsirkan, hingga tak ada kutemukan indahnya ayatnya merajut dalam realisasi kehidupan negeriku.Wajar saja kalo orang 'barat' mencibirku, ih orang 'timur' yang sok suci. aku malu tapi ini negeriku, ini saudara dan saudariku. mohon ijinkan aku untuk paham untuk mengerti untuk memaknai dan untuk menanamkan kebanggaan tak terhenti.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment