Monday, 30 March 2009
Hidayah itu Mahal.....
Tak sedikit butiran puisi telah mengisi hari-hari.hangatnya semangat senantiasa mendampingi sosok yang paling ingin tau diri. Semboyan hidup terus mengilhami dan lambat laun mulai menyentuh sisi hati. sejaman sudah cakrawala berkaca-kaca sekedar menanti datangnya rupa-rupa bahagia. bahagia yang tidak ada lebihnya lagi. Melalui rimbun di pagi hari, aku tapaki malam demi malam untuk sebuah esok yang cerah tidak saja karena sinar surya tapi juga karena cahaya amal. Semoga kian membalut bongkahan-bongkahan dosa yang kian membengkak oleh kepingan-kepingan tak bersahaja. Iman ini tidak jarang luntur, mungkin karena setan amat berazam...ya berazam untuk mencari sebanyaknya kawan untuk sama-sama menderita di neraka. Setan cukup sadar diri bahwa ia memang tak ada lagi kesempatan ke Surga. Apakah jiwa ini sudah cukup sadar bahwa setan tak pernah ridlo menatap ku di Surga. Itulah adanya ku sadar pula bahwa HidayahNya itu mahal. Teramat mahal untuk di sepelakan yang kadang di cukupkan dengan sholat lima waktu saja. aku malu..........malu.......karena untuk menjerat kita bahkan setan rela untuk tidak tidur selamanya.....Allah Izinkan Hamba berselimut Surga kelak.......amin,
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment