Friday, 20 March 2009
Jika Boleh Kupinta
Terlalu angkuhnya aku telah membuat hidup seakan tak bernada. Rintih dan sayatan kedukaan selamannya menyisa dalam diri ini. Pasrah dan hanya berharap iba penuh nestapa itulah beta. Jika boleh kupinta darimu sahabat maka ijinkanlah aku mati dengan sholat sebagai hadiah darimu. Adakah orang yang ridlo menyolati mayatku yang bertaburan dosa ini. Aku tak pasrah begitu saja, yah aku punya mimpi saat kelak tubuh gontai ini telah menjadi jasad tak bernyawa, setidaknya ada lebih dari 1 juta insan yang ridlo menyolatiku.....ya menyolatiku, karena tak ada lagi kekuatanku untuk mengiba padaNya. Sisa amalkulah yang semoga menggendongku, mengantarkan kaki dan tangan untuk bersaksi di persaksian tanpa dusta. Sholatmu adalah mimpiku di detik-detik kalkulasi amalku yang rasanya tak berani kuhitung ulang demi sebuah Surga yang terlalu berharga yang ku tau amalku tak sehebat para nabiku. Kesadaranku cukup menguat setapak tapi pasti amal kecilku yang semoga melahirkan maha karya untuk sebuah sholat atas kepergianku meninggalkan penjara nan fana ini. Allah ijinkan hamba berkarya...........
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment