berupa lintasan kata, itu sudah menjadi kebiasaan.
seakan memang detik untuk bersapa senja kian menjadi nyata.
atau mungkin ini menjadi sebuah cuplikan curahan hati, entah saja.
berbinar semua resapan.
garis-garis itu kini semakin berani, setidaknya untuk satu dua mimpi.
sedikit terkelupas dan kemudian merapat lagi, elok sekali.
senin dan selasa menjadi bilangan sejenak hamparan hari.
sejumlah kalimat merayap melintasi selubung bola-bola salju
gemerlap esok telah begitu mengerak dalam rongga semangatku
namun, kegetiran berprasangka seakan menghujani dengan beribu kekhawatiran
demikian nyatakah kelemahan ini, atau sebenarnya ada ledakan dahsyat yang sedang menggelembung.
hembusan nafas yang kini ke seribu kali, juga telah membawa jiwa ini berlari.
aku bukan pelari tercepat, tapi aku akan menciptakan pelari tercepat.
khayalku untuk esok dan judul-judul yang telah siap aku produksi untuk esok.
Sehingga judulnya esok pasti akan segera aku beranikan diri.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment