Thursday, 6 November 2008

Butir-butir Kehidupan Baru

merayap menyusuri malam, melaju tanpa lelah menuju tempat tertenteram.kira-kira begitulah malam itu.semuannya menyapa hatiku, berdebar dan sedikit penasaran.apa rupannya yang kan terlihat.was-was bercampur gembira, belum lewat 3 bulan memang tapi rasannya menggelora.berdiri menemani dengan setia, aku mendadak di arahkan ke monitor oleh ibu dokter yang sudah setengah baya.aku tatap dalam-dalam, antara percaya dan tidak.Subhanallah gumam dan terus bergumam, itu ada manusia kecil di dalam monitor. setidaknya calon manusia lahh...bergerak usil,sayang aku tak kuasa memeluknya. namun paling tidak rasa bahagia terasa membasahi seluruh dinding jiwa. Allah, benar saja Engkau akan mempercayakan aku seorang buah hati.Ya Allah jika Engkau yakin aku akan sanggup, InsyaAllah aku siap.Aku...sambil sekali lagi menelusuri sudut sudut badanku, aku berpikir....aku..aku..kok ya sudah mau jadi pengasuh lentera hidup.Ledakan-ledakna dahsyat itu belumpernah kurasakan sebelumnya selama ini, aku anak kemaren malem yang paling tidak rapi menata diri kini tidak kurang 7 bulan lagi aku akan mengerjakan mega proyek maha besar membina butir-butir kehidupan baru yang Allah sendiri telah tentuka kadar Rizkinya, Jodohnya, dan kapan ajalnya. Mudah-mudahan kesadaranku ini, makin metyakinkan ku untuk sangat maksimal membimbinganya, saja sendiri tidak ingin banyak menebak, akan Allah beri apa anak ini oleh Allah selama di dunia. Yang pasti proses hidup yang akan aku persembahkan adalah yang terbaik yang semoga akan mengantarkannya bertemu dengan sang pengasih di surga kelak.Ini adalah amanah Allah, semoga aku tidak seenaknya saja menyia-nyiakan,bisa jadi ini diberikan agar aku bisa lebih dekat ke Surga..amin..izinkan ya allah
Mohon dengan sangat pembaca sekalian, mau kirannya mengomentari tulisan ini, saya akan sangat berterimakasih dan semoga menjadi tali persaudaraan kita.

No comments: